PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS SEJARAH PANGERAN DIPONEGORO DI DAERAH PENYANGGA WISATA GOA SELARONG
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan pariwisata berbasis sejarah Pangeran Diponegoro di daerah penyangga wisata Goa Selarong melalui penerapan Sustainable Tourism dengan pendekatan Participatory Ergonomics. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Community Based Reasearch (CBR) melalui observasi, wawancara, pengukuran tingkat kelelahan, analisis checksheet International Labouur Organization (ILO), dana analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Goa Selarong memiliki potensi wisata sejarah dan budaya yang didukung oleh nilai sejarah Pengeran Diponegoro dan potensi usaha masyarakat sekitar, serta dukungan dari pemerintah dan universitas. Namun, wisata ini masih memiliki beberapa kelemahan seperti infrastruktur yang kurang terawat, pengelolaan SDM yang belum optimal, akses menuju wisata yang kurang memadai, serta tata letak yang belum ergonomis. Hasil analisis SWOT menunjukkan posisi pengembangan wisata Goa Selarong berada pada kuadran W-T (Weaknesses-Threaths), sehingga strategi pengembangan difokuskan untuk meminimalkan kelemahan internal dan ancaman eksternal dengan menerapkan Sustainable Tourism dengan pendekatan Participatory Ergonomics. Penelitian ini memiliki konstribusi dalam penyusuanan strategi pengembangan wisata Sustainable Tourism dengan pendekatan Participatory Ergonomics dari aspek ekonomi, lingkungan, sosial dan budaya.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Choirunisa, U., & Gunawan, A. R. (2023). The Impact of Tourism Village Development on Quality of Life. Proceedings of the International Conference On Multidisciplinary Studies (ICOMSI 2022), 3–16. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-072-5_2
Damiasih, D. (2023). Implementation of Sustainable Tourism Policy in Indonesia. Journal of Governance, 8(4). https://doi.org/10.31506/jog.v8i4.22928
Fadli, M., Susilo, E., Puspitawati, D., Ridjal, A. M., Maharani, D. P., & Liemanto, A. (2022). Sustainable Tourism as a Development Strategy in Indonesia. Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, 10(1). https://doi.org/10.21776/ub.jitode.2022.010.01.04
Hasibuan, I. M., Mutthaqin, S., Erianto, R., & Harahap, I. (2023). Kontribusi Sektor Pariwisata terhadap Perekonomian Nasional. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 8(2). https://doi.org/10.30651/jms.v8i2.19280
Izzuddin, M. G., & Ilahiyah, I. (2022). Tata Kelola Ekowisata Berbasis Ergonomi dan Kearifan Lokal di Wisata Pulau Oksigen Gili Iyang. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 27(3), 241. https://doi.org/10.30647/jip.v27i3.1552
Maharani, M. (2022). Pentingnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja Bagi Industri Pariwisata. Warta Pariwisata, 20(1), 22–24. https://doi.org/10.5614/wpar.2022.20.1.06
Maradita, F., & Aprirachman, R. (2023). Triple Bottom Line Model as a Solution for Sustainable Tourism Management in the SAMOTA Area, Sumbawa Regency: Economic, Social, and Environmental Perspectives. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Bisnis, 9(1), 92–107. https://doi.org/10.38043/jimb.v9i1.55
Reindrawati, D. Y. (2023). Challenges of Community in Tourism Planning in Developing Countries. Cogent Social Sciences, 9(1). https://doi.org/10.1080/23311886.2022.2164240
Restuputri, D. P., Huda, M. C., & Mubin, A. (2021). Work Safety Aspects Using A Participatoryy Ergonomic Approach. Spektrum Industri, 19(1), 15. https://doi.org/10.12928/si.v19i1.18112
Rosyidah, N. (2024). Pendampingan Penguatan Kapasitas Financial Report melalui Pendekatan Community Based Research. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2). https://www.kompas.id/baca/opini/2023/11/14/lembaga-keuangan-mikro-sebagai-penggerak-
Satrya, D. G., & Muljono, V. F. (2022). A Sustainable Tourism Development Strategy in Manggarai Regency. E-Journal of Tourism, 174. https://doi.org/10.24922/eot.v9i2.87706


