PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FIQIH SISWA KELAS IV MI NURUL YAQIN LANDAH
Abstract
This study was motivated by the low learning outcomes of fourth-grade students in the Fiqh subject at MI Nurul Yaqin Landah, where teacher-centered instruction limited students’ participation and understanding of the learning materials. The study aimed to examine the effectiveness of the scientific approach in improving students’ learning outcomes. This research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection. The participants were 23 fourth-grade students of MI Nurul Yaqin Landah in the 2024/2025 academic year. The scientific approach was implemented through five stages: observing, questioning, collecting information, associating, and communicating. Data were collected through observation, learning outcome tests, and documentation, and analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods. The findings revealed that the implementation of the scientific approach significantly improved students’ learning outcomes. Classical learning mastery increased from 21.74% in Cycle I to 91.30% in Cycle II, while the average score improved from 58.26 to 89.15. Students also demonstrated greater participation, confidence, and engagement during the learning process. These findings indicate that the scientific approach is effective in enhancing Fiqh learning outcomes and promoting active learning among fourth-grade students at MI Nurul Yaqin Landah.
Downloads
References
Azhar Arsyad. (2013). Media Pembelajaran (ed. revisi). Jakarta: Rajawali Pers.
Daryanto. (2014). Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Yogyakarta: Gava Media.
Endang Komara. (2014). Belajar dan Pembelajaran Interaktif. Bandung: PT Refika Aditama.
Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (2013). Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013 tentang Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Kemendikbud.
Muhaimin. (2004). Paradigma Pendidikan Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Muhibbin Syah. (2010). Psikologi Belajar. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Musfiqin. (2022). Pengembangan Media dan Sumber Pembelajaran. Jakarta: PT Prestasi Pustakarya.
Ngalim Purwanto. (2010). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Oemar Hamalik. (2001). Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara.
Peraturan Menteri Agama RI Nomor 2 Tahun 2008 tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah.
Piaget, J. (1950). The Psychology of Intelligence. London: Routledge & Kegan Paul.
Ridwan Abdullah Sani. (2014). Pembelajaran Saintifik untuk Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara.
Rusman. (2015). Pembelajaran Tematik Terpadu: Teori, Praktik dan Penilaian. Jakarta: Rajawali Pers.
Suratman, A. A. (2019). Pembelajaran berbasis TIK terhadap hasil belajar matematika dan motivasi belajar matematika siswa. Jurnal Pendidikan. Jakarta.
Syaiful Bahri Djamarah. (2011). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Syaiful Sagala. (2010). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.
Tim Penyusun. (2014). Modul Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sinar Grafika.
Wina Sanjaya. (2009). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana.
Yunus Abidin. (2014). Desain Sistem Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. Bandung: PT Refika Aditama.
Zainal Arifin. (2011). Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Copyright (c) 2026 Sumiati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
.png)










