Proses Penelaahan Sejawat

Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah jurnal yang menerapkan penelaahan sejawat (peer-review) dengan sistem double-blind. Setiap artikel yang dikirimkan harus tunduk pada peraturan penelaahan yang berlaku. Penilaian sejawat dalam jurnal ini merupakan evaluasi artikel oleh dua orang atau lebih yang memiliki kompetensi serupa dengan penulis guna mengetahui kelayakan akademik naskah untuk dipublikasikan. Metode ini digunakan untuk menjaga standar kualitas dan memberikan kredibilitas artikel. Proses penelaahan di Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dilakukan dalam 9 tahap dengan uraian sebagai berikut:

1. Penyerahan Artikel

Penulis mengirimkan naskah atau artikel ke Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat secara online menggunakan Open Journal System (OJS) dengan mendaftar sebagai Author melalui tautan berikut: https://ejournal.staidarussalamlampung.ac.id/index.php/peduli/user/register.

2. Penilaian Tim Redaksi

Naskah atau artikel yang masuk dinilai pertama kali oleh editor Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Editor memeriksa kesesuaian naskah dengan fokus dan ruang lingkup jurnal. Komposisi dan tata letak naskah dievaluasi berdasarkan Panduan Penulis untuk memastikan kelengkapan bagian serta formatnya. Selain itu, penilaian kualitas minimum naskah dimulai pada tahap ini, termasuk evaluasi terhadap kelemahan metodologi. Setiap naskah yang lolos pada tahap ini akan diperiksa menggunakan Plagiarism Checker Pro dan/atau iThenticate untuk mendeteksi plagiarisme sebelum ditinjau oleh reviewer.

3. Penilaian oleh Pemimpin Redaksi

Pemimpin Redaksi memeriksa apakah naskah tersebut sesuai untuk jurnal, memiliki keaslian yang cukup, menarik, dan signifikan untuk dipublikasikan. Jika tidak, naskah dapat ditolak tanpa penelaahan lebih lanjut.

4. Undangan untuk Reviewer

Editor mengirimkan undangan kepada individu yang dinilai sebagai reviewer yang tepat (referees) berdasarkan keahlian, kedekatan topik penelitian, serta bebas dari konflik kepentingan. Proses penelaahan di Jurnal Peduli : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat melibatkan komunitas ahli di bidang Hukum Islam, Hukum, teknologi pendidikan, strategi pembelajaran, dan manajemen pendidikan yang kompeten dan objektif. Sikap tidak memihak dijaga melalui sistem double-blind peer review, di mana reviewer tidak mengetahui identitas penulis, dan sebaliknya penulis tidak mengetahui identitas reviewer karena naskah dikirim secara anonim.

5. Tanggapan atas Undangan

Calon reviewer mempertimbangkan undangan tersebut berdasarkan keahlian, potensi konflik kepentingan, dan ketersediaan waktu mereka, kemudian memutuskan untuk menerima atau menolak. Dalam surat undangan, editor dapat meminta saran reviewer alternatif apabila calon reviewer tersebut menolak undangan penelaahan.

6. Pelaksanaan Review

Reviewer meluangkan waktu untuk membaca naskah beberapa kali. Pembacaan pertama digunakan untuk membentuk kesan awal terhadap karya tersebut. Jika ditemukan cacat fatal pada tahap ini, reviewer dapat merekomendasikan penolakan naskah tanpa kerja lebih lanjut. Jika tidak, mereka akan membaca kembali secara mendalam dan membuat catatan terperinci secara poin demi poin. Hasil review kemudian diserahkan kepada tim editor dengan rekomendasi untuk menerima, menolak, atau meminta revisi (mayor atau minor) sebelum dipertimbangkan kembali.

7. Tim Editor Mengevaluasi Review

Pemimpin Redaksi dan editor mempertimbangkan seluruh hasil penelaahan yang dikembalikan sebelum mengambil keputusan akhir. Jika terdapat perbedaan pendapat yang signifikan antara para reviewer, editor dapat mengundang reviewer tambahan guna memperoleh pandangan objektif tambahan sebelum membuat keputusan.

8. Mengomunikasikan Keputusan

Editor mengirimkan email keputusan kepada penulis beserta komentar reviewer yang relevan. Komentar dikirim secara anonim kepada penulis korespondensi agar dapat ditindaklanjuti. Pada saat bersamaan, reviewer juga akan dikirimi pemberitahuan terkait hasil akhir dari naskah yang mereka telaah.

9. Langkah Terakhir

Jika naskah atau artikel diterima, naskah akan dilanjutkan ke tahap penyuntingan (copy-editing). Jika naskah memerlukan perbaikan, artikel dikembalikan kepada penulis disertai catatan konstruktif dari reviewer untuk membantu perbaikan naskah. Penulis wajib melakukan koreksi dan merevisi naskah sesuai instruksi reviewer, lalu mengirimkan kembali naskahnya kepada editor.

Apabila naskah dikirimkan kembali setelah direvisi, reviewer akan memeriksa versi revisi tersebut (kecuali mereka memilih untuk tidak berpartisipasi lebih lanjut). Namun, jika hanya diminta perubahan kecil, penelaahan lanjutan ini dapat dilakukan langsung oleh editor.

Jika editor menyetujui naskah revisi tersebut, artikel akan diterbitkan secara online dan dapat diakses serta diunduh secara gratis oleh siapa saja dalam bentuk berkas PDF.