PENDAMPINGAN GURU PAUD DALAM MEMBUAT BUKU CERITA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MELALUI METODE BERCERITA

  • Siti Khomsiyati STAI Darussalam Lampung
  • Dewi Trismahwati STAI Darussalam Lampung
  • Nurmala Sari STAI Darussalam Lampung

Abstrak

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi   guru PAUD   dalam   mengembangkan   media   pembelajaran melalui  pembuatan  buku  cerita  serta penerapan  metode  bercerita  dalam proses  pembelajaran.  Permasalahan  yang  ditemukan menunjukkan bahwa sebagian guru PAUD masih terbatas dalam penggunaan media pembelajaran yang  menarik  sehingga  pembelajaran  kurang  optimal  dalam  menstimulasi perkembangan  anak.  Oleh  karena  itu,  dilakukan  kegiatan  pendampingan kepada guru melalui pelatihan dan praktik langsung dalam membuat buku cerita  sederhana  yang  sesuai  dengan  karakteristik  anak usia  dini.  Metode pelaksanaan    kegiatan    meliputi    tahap    sosialisasi,    pelatihan,    praktik pembuatan  buku  cerita,  serta  pendampingan  dalam  penggunaan  metode bercerita  di  kelas.  Hasil  kegiatan  menunjukkan  bahwa  guru  mengalami peningkatan  pemahaman  dan  keterampilan  dalam  membuat  buku  cerita sebagai media pembelajaran. Selain itu, guru juga lebih percaya diri dalam menerapkan  metode  bercerita  sehingga  proses  pembelajaran  menjadi  lebih menarik  dan  interaktif  bagi  anak. Dengan  demikian,  kegiatan  ini  mampu meningkatkan kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran serta   mendukung    terciptanya    pembelajaran    yang    lebih    efektif    dan menyenangkan bagi anak usia dini.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Cahya, A. N., & Sugiarsih, S. (2025). Peran Buku Cerita Bergambar sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa SD. 9, 35407–35414.

Heleni, H. (2023). ABDIMAS Lectura FADIKSI-Universitas Lancang Kuning, Pekanbaru. 271–281.

Rahayu, F. (2026). Penerapan Metode Bercerita dalam Optimalisasi Bahasa Reseptif Anak Usia 5-6 Tahun. 8959(January 2026), 815–823. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i1.8168

Rusmaeni, J., Hasanah, N., & Hayati, D. J. (2024). Penerapan Metode Bercerita Menggunakan Buku Cerita Bergambar Pada Kemampuan Bercerita Anak Usia 5-6 Tahun Di RA As-Shibyan Jurit. 5(2), 97–105. https://doi.org/10.37216/aura.v5i2.1747

Siswanti, D. N. (2024). SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI pembelajaran . Guru mempunyai tugas mempersiapkan media pembelajaran agar metode pembelajaran dapat terlaksana secara maksimal . Hal ini menunjukkan pentingnya guru terus diteliti lebih lanjut . Melalui cerita , anak-anak dapat mempelajari berbagai situasi emosional , meningkatkan keterampilan sosial dan emosional pada anak usia dini . Keterampilan sosial. 5(6), 6598–6610.

Wahyuni, A. (2023). The Influence of Storytelling Method in Enhancing Empathy Skills. 2(1), 11–22.

Wulandari, S. (2013). BERCERITA DENGAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR PADA KELOMPOK B DI TK DAHLIA WONOSALAM JOMBANG Septi Wulandari / Dra . Hj . Mas ’ udah , M ., M . Pd Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. 1–5.

Yanti, L., Depalina, S., Tinggi, S., Islam, A., & Mandailing, N. (2025). Stimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini melalui Metode Bercerita Interaktif di Lembaga PAUD.

{Bibliography

Diterbitkan
2026-04-21
Bagian
Articles